Sampahmu
Sampah adalah masalah terbesar di planet ini. Jika kamu masih buang sampah sembarangan, maka kamu tidak lebih dari sekadar sampah. Ayo #AmbilSampahmu!
Ambil Sampahmu

5 Jenis Sampah Plastik yang Sulit Terurai Alami

Posted On Monday, January 21, 2019


Tahu enggak sih, kalau plastik itu adalah salah satu bakal sampah yang paling banyak digunakan manusia saat ini? Coba kamu perhatikan sekitar, di mana-mana kamu pasti akan menemukan plastik.

Misalnya saat berbelanja di minimarket, pasti belanjaan kamu akan dibungkus dengan plastik. Saat di rumah, kemungkinan besar orangtua kamu punya piring dari plastik (coba cek ke dapur, deh). Atau yang paling umum, makanan kemasan yang kamu beli sebagian besar kemasannya terbuat dari plastik, dan yang terjadi adalah membuangnya begitu saja setelah isinya diambil atau dimakan.

Itu adalah salah satu penyebab banyaknya sampah plastik.

Masalahnya adalah, plastik itu adalah salah satu jenis sampah yang butuh waktu lama sekali untuk terurai dengan tanah. Berdasarkan data dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia, seenggaknya ada 5 jenis sampah plastik yang sangat sulit terurai alami. Butuh waktu belasan hingga puluhan, bahkan ratusan tahun lamanya.

#1 Kantong Plastik

Kantong plastik yang kamu gunakan untuk membawa belanjaan itu setidaknya baru bisa terurai alami setelah 10 sampai 20 tahun. Jadi, bayangkan jika kantong plastik itu diproduksi dalam jumlah yang besar dan digunakan dalam jumlah yang besar pula.

Saran kami, bawalah totebag yang lebih ramah lingkungan ketika berbelanja di minimarket atau pasar. Dengan begitu kamu sudah ikut membantu mengurangi penggunaan plastik. Atau, saat belanjaan kamu tidak terlalu banyak, tidak perlu meminta kantong plastik ke kasir.

#2 Botol Plastik

Sekilas botol plastik bahannya sama saja dengan kantong plastik. Namun, botol plastik yang lebih tebal akan membuatnya butuh waktu yang lebih lama lagi untuk terurai yaitu antara 50 tahun sampai 80 tahun.

Coba ingat lagi sudah ada berapa minuman berkemasan botol plastik yang kamu habiskan selama kamu hidup? Kemungkinan besar sampai kamu menikah, punya anak, dan punya cucu pun, botol plastik itu masih ada di suatu tempat di luar sana sebagai sampah.

Saran kami, bawalah tempat minum sendiri seperti tumbler yang dapat diisi ulang untuk mengurangi penggunaan botol plastik.

#3 Sedotan Plastik

Meski berukuran kecil, tetapi sedotan plastik adalah salah satu sampah yang cukup memakan tempat karena digunakan juga oleh banyak orang setiap harinya. Sampah sedotan plastik ini baru bisa terurai dalam waktu 20 tahun lamanya.

Kabar baiknya, sekarang sebagian besar tempat makan seperti KFC dan McD (dan kawan-kawannya) sudah tidak menggunakan sedotan untuk setiap minumannya. Meskipun masih banyak yang protes, tetapi langkah ini bagi kami adalah langkah positif dan sebaiknya kamu tiru juga di kehidupan sehari-hari. Kalau di rumah minum enggak pakai sedotan, bisa dong pas minum di luar enggak pakai sedotan juga. Kan?

#4 Styrofoam

Beberapa media menyebut Styrofoam adalah sampah abadi karena memang di antara sampah yang lain jenis sampah ini adalah yang paling lama terurainya yaitu sampai 450 tahun. Bayangkan sebuah sampah ditemukan oleh beberapa keturunan kamu, dan bayangkan lagi jika ini diproduksi dan digunakan dalam jumlah yang sangat besar.

Kalau kamu masih bingung, Styrofoam sekarang ini banyak digunakan sebagai wadah makanan. Ketika kamu beli gado-gado di pinggir jalan, hampir semua penjualnya sekarang menggunakan wadah Styrofoam itu. Alasannya karena tentu saja lebih murah dan lebih praktis, tetapi dampaknya sungguh bisa jadi bencana.

Kalau enggak buru-buru, makan di tempat saja, pakai piring biasa yang bisa dicuci dan dipakai kembali.

#5 Kemasan Sachet

Ya, kemasan sachet itu ada banyak. Mulai dari yang digunakan untuk membungkus produk-produk seperti sampo sachet, bumbu mi instan, kecap sachet, dan masih banyak lagi produk-produk lainnya.

Sampah jenis ini kurang lebih sama dengan botol plastik yang membutuhkan waktu 50 hingga 80 tahun untuk terurai secara alami. Dan, hal ini memang cukup sulit untuk dihindari sekarang ini, tetapi bisa dikurangi penggunaannya. Tinggal bagaimana kamu rajin mengetahui dan mengatur makanan-makanan dan produk-produk kemasan yang akan kamu konsumsi.

Dengan menyadari dampaknya dan mulai sedikit demi sedikit mengurangi penggunaan plastik, sudah sama dengan membantu memanjangkan umur planet bumi, biar kita enggak perlu lagi repot-repot menghabiskan uang untuk mencari planet baru yang lebih layak huni daripada Bumi.


Kamu bisa memulai dari diri sendiri. Lama-kelamaan orang lain akan melihat dan meniru kebaikan yang kamu lakukan. Ciayo!

Powered by Blogger.
/

Temukan Kami

92254, Galesong, Takalar, Sulawesi Selatan
+62 813 82497485
Senin-Sabtu (9am - 5pm)

Contact Form

Names

Email

Message

© Sampahmu. All Rights Reserved