Sampahmu
Sampah adalah masalah terbesar di planet ini. Jika kamu masih buang sampah sembarangan, maka kamu tidak lebih dari sekadar sampah. Ayo #AmbilSampahmu!
Ambil Sampahmu

5 Negara Penyumbang Sampah Plastik Terbesar di Laut

Posted On Monday, April 29, 2019


Kita semua tahu, sampah plastik adalah salah satu jenis sampah yang membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai dengan tanah. Kalau kamu baca pos kami sebelumnya, pasti paham betapa mengerikannya dampak dari plastik. 

Intinya, sampah plastik butuh waktu hingga ratusan tahun untuk bisa terurai dengan tanah. Lalu, bagaimana kalau sampah-sampah plastik itu bukannya dibuang ke darat, melainkan ke laut? Tentu saja akan membutuhkan waktu seumur bumi alias tidak akan pernah terurai. 

Sekarang, coba bayangkan suatu masa di mana kita, manusia, hidup di antara tumpukan sampah-sampah plastik yang tidak bisa kita atasi. Sebagian besar dari kalian mungkin akan menganggap ini sebuah lelucon. Akan tetapi, cepat atau lambat, hal mengerikan ini akan terjadi secara nyata. Pasalnya, volume sampah plastik yang dibuang ke laut (yang mana tidak akan terurai) tidak mau kalah dengan volume sampah plastik yang ada di darat. 

Berdasarkan hasil penelitian Jennar R. Jambeck dari Universitas Georgia pada tahun 2015, berikut ini adalah 5 negara terbesar di dunia penyumbang sampah plastik di laut (mari kita mengheningkan cipta, karena Indonesia masuk 5 besar!): 

#1 Cina 

Sebagai negara dengan daratan paling luas di peta, Cina juga menjadi negara penyumbang sampah plastik terbesar di laut. Volume sampah yang dibuang negara ini adalah 8,81 juta metrik ton per tahun. 

Gambarannya, jumlah sampah yang disumbangkan Cina ke laut per tahunnya adalah sebesar gunung kecil. 

#2 Indonesia 

Meski dua kali lebih sedikit dari volume sampah plastik yang disumbangkan Cina, tetapi Indonesia menempati posisi kedua sebagai penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. Volumenya adalah 3,21 juta metrik ton per tahun atau setara dengan sepuluh bukit Teletubbies. 

#3 Filipina 

Lagi-lagi negara dari Asia Tenggara. Filipina menyumbangkan sekitar 1,88 juta metrik ton sampah plastik per tahunnya ke laut. Ajaibnya, sekian persen sampah itu disumbangkan juga oleh para pelancong dari luar Filipina. Hal itu memaksa pemerintah setempat untuk melarang pemakaian plastik oleh pendatang. Kalau ngeyel pakai plastik, akan didenda dengan nominal uang yang tidak sedikit. 

#4 Vietnam 

Asia Tenggara lagi, nih. Vietnam—yang juga masih berkategori negara berkembang, juga adalah penyumbang sampah plastik terbesar saat ini. Lokasi paling banyak sampah plastik bisa ditemukan di sepanjang pantai Da Loc, Vietnam. 

Berapa banyak sampah yang disumbangkan Vietnam untuk laut? Mirip dengan Filipina, atau sebanyak sekitar 1,83 juta metrik ton sampah per tahunnya. Ini baru sampah plastik, belum yang lainnya. 

#5 Sri Lanka 

Lagi-lagi dari Asia, walaupun kali ini bergeser sedikit ke arah selatan. Sri Lanka, adalah salah satu negara penyumbang sampah plastik terbesar di dunia atau yang terbesar di Asia Selatan. Dengan 1,59 juta metrik ton sampah plastik per tahun, dan luas negara yang tidak seberapa dibanding negara seperti Cina, Sri Lanka menjadi salah satu negara terkotor di dunia. Rasanya, pelancong-pelancong dari seluruh dunia akan memasukkan Sri Lanka ke dalam daftar negara yang akan mereka kunjungi, tetapi di nomor paling akhir, hanya gara-gara sampah. 

Itulah lima negara penyumbang sampah plastik terbesar di laut yang harusnya kita jaga. 

Untuk Indonesia sendiri, berbagai cara sudah coba dilakukan pemerintah untuk menyelesaikan masalah sampah terutama sampah plastik yang dapat mengganggu ekosistem laut kita. Namun, bukan cuma peran pemerintah yang dibutuhkan di sini, melainkan kita semua sebagai warga negara. Harus ada kesadaran dari dalam diri untuk selalu membuang sampah pada tempatnya, dan saling mengingatkan jika melihat orang yang masih tidak sadar akan hal ini. 

Ayo, #AmbilSampahmu

Powered by Blogger.
/

Temukan Kami

92254, Galesong, Takalar, Sulawesi Selatan
+62 813 82497485
Senin-Sabtu (9am - 5pm)

Contact Form

Names

Email

Message

© Sampahmu. All Rights Reserved